Gubri Buka Riau Expo 2009: Pertumbuhan Ekonomi Riau Melaju Pesat
Provinsi Riau dari dulu memang sudah terkenal kaya akan sumber daya alam serta letak geografis yang cukup strategis. Potensi yang tak ternilai tersebut, dapat dikembangkan untuk menunjang percepatan pembangunan daerah. Untuk memperkenalkan potensi tersebut diperlukan sarana promosi sehingga investor berdatangkan menanamkan investasinya di Negeri Lancang Kuning.
‘’Dalam beberapa dekade terakhir, Riau mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat dan telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Sumatera. Inilah modal bagi Riau untuk mempromosikannya ke pihak luar sehingga mereka mau menanamkan investasinya di Riau,’’ ujar Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MM saat membuka Riau Expo 2009 yang digelar di Bandar Seni Raja Ali Haji Purna MTQ, Ahad (9/8). Pembukaan Riau Expo ditandai dengan pemukulan tambur oleh Gubri, Wagubri HR Mambang Mit dan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus.
Gubri memaparkan angka pertumbuhan ekonomi Riau berkisar di level 8 persen. Pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan nasinal dan pertumbuhan ekonomi regional se-Sumatera.
Dia mengharapkan melalui kegiatan Riau Expo 2009 ini menjadi ajang promosi terpadu yang mensinergikan potensi investasi, pariwisata dan perdagangan. Ajang ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan image daerah Riau sebagai tujuan investasi yang memiliki berbagai keunggulan.
‘’Kami berharap Riau Expo dapat memainkan peran penting dalam mendorong terciptanya interaksi yang dinamis dan berkelanjutan antara berbagai pelaku usaha, pemerintah maupun masyarakat serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan pendapatan daerah secara luas,’’ tambahnya.
Dalam konteks ini pula Pemprov terus berupaya agar aktivitas dunia usaha dan investasi yang sudah berjalan di daerah tetap dipertahankan, daya saing daerah terutama sektor usaha dan investasi baru sehingga visi Riau sebagai pusat perekonomian dapat terwujud.
Ketua Panitia Riau Expo, Feisal Qomar Karim menyebutkan Riau Expo meliputi sektor trade, tourism dan investasi (TTI). Iven tahunan yang ketiga kalinya ini diramaikan 243 stan perusahaan dan instansi pemerintah. Sebagai bagian upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Provinsi Riau juga menjadikan Riau Expo sebagai ajang untuk mengembangkan sektor UKM dan industri rumah tangga.
‘’Untuk itu dialokasikan 100 stan secara gratis untuk UKM dari 12 kabupaten/kota di Riau serta beberapa dari provinsi tetangga,’’ sebutnya.
Faisal menambahkan, sebagai upaya untuk menggaet investor ke Riau, dalam Riau Expo akan digelar Forum Bisnis dan Investasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus di Hotel Aryaduta. Kegiatan ini akan diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan pengusaha dan perusahaan potensial dari dalam dan luar negeri seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Malaysia, Korea, Maroko.
‘’Riau Expo ini juga akan diisi dengan panggung hiburan seni dan budaya untuk mengaet wisatawan lokal, nasional dan mancanegara,’’ katanya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan Riau Expo merupakan sarana untuk mempromosikan peluang investasi di Riau kepada calon investor. Tentunya harus disertai dengan komitmen untuk menghadirkan investor supaya tertarik menanamkan investasinya di Negeri Lancang Kuning.
‘’Harus ada kelanjutannya. Investor yang memiliki ketertarikan menanamkan investasinya harus digiring dan dipermudah. Sehingga akan timbul kepercayaan investor bahwa Riau bukan saja menjanjikan namun dari segi kemudahan birokrasi juga akan mereka dapatkan,’’ tukasnya.
Sumber: Riau Pos