Basrizal Koto, Bangun Hotel di Riau Saja
Sebelumnya, sebagai orang Riau kami turut berduka cita atas apa yang menimpa daerah Sumatra Barat (Sumbar). Gempa yang tidak sedikit memakan korban terjadi di Padang dan Pariaman. Berdasarkan laporan media nasional, sekitar 60 persen bangunan di Padang rusak berat.
Riau, terutama kota Pekanbaru, sebagai daerah tujuan para perantau nomor satu orang-orang Sumbar bisa dikatakan sebagai daerah yang paling kuat ikut merasakan musibah ini. Karena memang, orang Sumbar sangat banyak di Riau.
Jadi tidak heran, Gubernur Riau, sehari setelah musibah gempa ini langsung mengirimkan bantuan ke Padang. Halaman kantor Gubernur Riau pun menjadi tempat (kuda-kuda) penyaluran bantuan ke daerah Padang, Pariaman - Sumbar.
Persentase penduduk Sumbar di Riau memang didominasi oleh orang-orang asal daerah Pariaman, Sumbar. Maka tidak heran jika orang-orang daerah inilah yang banyak sukses merantau di Riau.
Salah seorang perantau dari Sumbar yang paling sukses di Riau adalah Basrizal Koto, pemilik beberapa perusahaan besar di kota Pekanbaru termasuk perusahaan media cetak Riau Mandiri. Sangking suksesnya orang yang beruntung ini, iapun membangun hotel bintang lima (5) di Padang dari hasil jerih payahnya merantau di Riau.
Nah, pasca gempa ini, belum ada informasi valid yang menggambarkan hotel bintang lima milik Basrizal Koto yang dibangun di Kota Padang tersebut. Entah bangunan itu rusak seperti bangunan lainnya atau baik-baik saja. Mudah-mudahan baik-baik saja.
Melihat situasi iklim alam di Sumbar yang tidak menentu karena tepat berada di pegunungan Bukit barisan, hingga rentan terkena gempa, ada baiknya Basrizal Koto membangun hotel di Riau saja. Bisa di kota Pekanbaru ataupun kota Dumai, sama-sama menjanjikan. Lebih aman, bebas gempa. Pekanbaru adalah kota dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, Dumai tak lama lagi menjadi kota yang masuk kawasan perdagangan bebas. Lahan investasi yang bagus dan aman bukan?